Mau tahu arti dari mimpi seseorang yang kita sukai dalam islam? Jika iya, maka silahkan bisa simak ulasan artikel ini sampai selesai untuk mengetahui detail informasinya.

Terkait tentang mimpi, dalam islam itu sendiri mimpi tidak hanya sebuah bunga tidur, melainkan bisa juga sebuah petunjuk dari Allah SWT.

Dalam mimpi, adakalanya kita bermimpi buruk atau tidak disukai, maka sebaiknya jangan menceritakan mimpi tersebut kepada orang lain dan kemudian shalatlah untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Saat ini tidak sedikit orang yang menanyakan perihal mimpi seseorang yang kita sukai. Jika penasaran dengan penjelasan lengkapnya, silahkan simak terus ulasannya ada di bawah ini!

Mimpi Seseorang yang Kita Sukai dalam Islam

Dalam islam, arti dari mimpi seseorang yang juta sukai bisa jadi orang yang kamu mimpikan tersebut memiliki ikatan denganmu. Walaupun tidak dijelaskan dengan rinci dalam islam, akan tetapi orang yang kamu pikirkan tersebut terbawa ke alam mimpi tidurmu.

Dibawah ini adalah beberapa arti dari mimpi seseorang yang kita sukai menurut pandangan islam:

1. Pertanda baik

Menurut sebagian pendapat, jika seseorang bermimpi orang yang disukai dalam keadaan baik, maka bisa jadi itu pertanda baik bahwa kita akan orang yang bermimpi akan mendapatkan kabar baik, gembira atau keberuntungan.

Bisa diartikan juga bahwa orang yang bermimpi tersebut akan bertemu dengan orang yang ada dalam mimpi di dunia nyata.

2. Pertanda buruk

Ada pula yang mendeskripsikan bahwa bermimpi seseorang yang kita sukai jika dalam keadaan buruk, baik itu seperti sakit, atau bahkan meninggal dunia, itu bertanda bahwa kita akan mengalami kesulitan atau masalah.

READ  Idul Adha Ceramah Dulu Atau Sholat Dulu?

Nah jika kita dalam posisi seperti ini, ada baiknya kita berdo’a dan meminta pertolongan kepada Allah SWT agar terhindar dari marabahaya atau hal yang tidak diinginkan.

3. Sebagai petunjuk

Memang terdapat mimpi yang diartikan sebagai petunjuk dari Allah SWT bagi umat-Nya. Entah itu tentang larangan ataupun tugas yang harus dilakukan.

Tapi disisi lain, ada juga mimpi yang bukan petunjuk dari Allah, melainkan bisikan dari setan. Yang mana mimpi tersebut disebabkan karena munculnya ketersibukan seseorang yang memikirkan suatu objek tertentu sampai-sampai terbawa mimpi.

Nah oleh karena itu, dalam islam itu sendiri terdapat mimpi yang dapat dijadikan sebagai pijakan, yakni mimpi yang benar-benar merupakan petunjuk dari Allah SWT.

Untuk mengetahui perbedaan antara mimpi yang benar-benar petunjuk dari Allah dengan mimpi yang berasal mul dari bisikan setan, salah atunya dengan menandai waktu terjadinya mimpi tersebut.

Jika kamu bermimpi pada waktu dini hari atau pada waktu sahur, maka kemungkinan besar mimpi tersebut adalah mimpi yang benar-benar dari Allah dan dapat ditafsirkan.

Sedangkan, jika kamu bermimpi pada waktu awal-awal malam atau pada waktu petang, maka mimpi tersebut dipandang sebagai bisikan dari setan.

Sebagaimana dalam sebuah buku telah dijelaskan:
“Mimpi yang paling benar adalah di waktu sahur, sebab waktu tersebut adalah waktu turunnya (isyarat) ketuhanan, dekat dengan rahmat dan ampunan, serta waktu diamnya setan. Kebalikannya adalah mimpi di waktu petang (awal waktu malam)” (Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Madarij as-Salikin, juz 1, hal. 76).

Wallahu A’lam bishawab

Akhir kata

Demikian penjelasan artikel tentang arti dari mimpi seseorang yang kita sukai dalam islam yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat!

READ  Cicak Transparan Menurut Islam, ini dia Fakta Sebenarnya

Write A Comment

Pin It